Ketombean? Baca tips berikut

Rambut adalah mahkota perempuan, dan ketombe bisa merusaknya.
Bukan hanya terasa gatal, ketombe juga memancing stres akibat pengelupasan kulit kepala konstan. Akhirnya, muncul serpihan putih dari rambut yang akan semakin tampak saat mengenakan atasan hitam.
Anda pernah mengalaminya? Jika iya, bersiaplah mengucapkan selamat tinggal pada ketombe setelah mengetahui 6 fakta soal ketombe berikut.
1. Kulit kepala kering, ketombe, dan psoriasis adalah hal berbeda
Meskipun tampak sama, ketiganya sama sekali berbeda. Ahli dermatologi Francesca Fusco, M.D. mengatakan, Anda mungkin tidak akan melihat apa pun pada kulit kepala kering, kecuali yang tampak seperti serpihan cahaya di sana-sini. Kekeringan umumnya disebabkan oleh faktor lingkungan atau produk yang Anda gunakan. Jika beralih, akan hilang dengan sendirinya.
Sementara ketombe memiliki ciri sering gatal, mengelupas kekuningan, kulit kepala berminyak, dan rambut rontok jika parah. Berbeda dengan keduanya, psoriasis (radang kronis pada kulit) biasanya menyerang orang yang rentan secara genetik.
Menurut Fusco, psoriasis ditandai serpihan berwarna putih keperakan, mengelompok, dan tebal. Bukan hanya di kulit kepala, bagian tubuh lain (seperti siku, lutut, punggung bawah, dan kuku) juga menunjukkan tanda-tanda tersebut. Segera kunjungi dokter kulit jika Anda mengalami salah satu gejala di atas.
2. Kekeringan tidak menyebabkan ketombe
Kulit kepala mengelupas memang tanda kekeringan, tapi bukan penyebab ketombe. “Ini terjadi karena minyak berlebih,” kata David Bank, M.D., pendiri Center for Dermatology, Cosmetic, and Laser Surgery di Mount Kisco, New York. Menurutnya, jamur berbahaya penyebab ketombe ikut meningkat seiring dengan bertambahnya minyak.
Bukan karena kurang bersih, tetapi karena hormon. Ketika bertambah parah, rambut akan mulai rontok sebagai cara menyingkirkan jamur yang mengendap di kelenjar minyak kepala. Sekali terjadi, masalah ini akan sulit ditangani.
3. Ketombe lebih banyak muncul di musim panas
Fusco mengatakan bahwa ketombe paling banyak muncul ketika udara hangat, biasanya antara Juli sampai September. “Keringat berlebih selama musim panas bercampur produksi sebum normal akan menyebar ke seluruh kulit kepala. Membuatnya tampak seperti lebih berminyak padahal tidak. Ini terjadi karena produksi sebum dikendalikan hormon,” terangnya.
4. Alis bisa jadi korban ketombe
Alis yang berketombe akan terasa bersisik (biasanya dekat pusat wajah menuju area T-zone). Anda akan melihat bercak kemerahan dan merasakan gatal sehingga hampir tidak mungkin membentuk alis. Jadi, alangkah baiknya jika Anda membersihkan sisa bubuk atau pensil alis sebelum tidur untuk menghindari iritasi.
Seperti kata Fusco, “Saya menemukan bahwa perempuan lebih bersemangat membersihkan wajah daripada alis.” Karenanya, bersihkan alis dengan pembersih biasa, dan biarkan sesekali mengelupas untuk menyingkirkan kotoran menumpuk.
5. Sampo antiketombe tidak berfungsi maksimal jika dicampur kondisioner lain
Menurut Fusco, salah besar jika Anda menggunakan sampo anti ketombe untuk keramas, lalu mengoleskan kondisioner penambah volume atau yang melembutkan rambut setelahnya. Kenapa? Karena Anda harus memasangkan jenis sampo dan kondisioner yang sama.
“Unilever telah melakukan studi tentang ini. Mereka menemukan ketika orang menggunakan sampo antiketombe, khususnya yang mengandung zinc pyrithione, kemudian menggunakan kondisioner kecantikan setelahnya, justru bisa membilas hingga 50 persen efek antiketombe dari sampo,” tandas Fusco.
6. Keramas lebih sering jika berketombe
Jika Anda ingin membasmi ketombe, jangan lewatkan keramas tiap hari. “Biasanya, dermatologis tidak menganjurkan keramas tiap hari, tetapi sebaliknya jika berketombe, ” kata Bank. Ia melanjutkan,” Jika Anda tidak cukup keramas, ketombe akan bertambah buruk karena menyebabkan lebih banyak sel minyak, jamur, dan kulit mati yang menumpuk di kulit kepala.”
Untuk mengatasi ketombe membandel, Ahli dermatologi di Beverly Hills, Stuart H. Kaplan, M.D. merekomendasikan penggunaan sampo antiketombe yang mengandung ketokonazol, selenium sulfida, atau zinc. Ia menambahkan, jika Anda memiliki rambut kasar, dan khawatir keramas tiap hari semakin membuatnya rapuh, coba gunakan kondisioner ketombe juga.
unik unik
0 comments:
Post a Comment