Tuesday, December 6, 2016

Suzuki Ciaz pabrikan India bakal jadi taksi di Indonesia?

Suzuki Ciaz pabrikan India bakal jadi taksi di Indonesia?

Suzuki Ciaz pabrikan India bakal jadi taksi di Indonesia?

Maruti Suzuki akan melakukan facelift terhadap sedan Ciaz di India.

Maruti Suzuki akan melakukan facelift terhadap sedan Ciaz di India. © Maruti Suzuki

Sejak dipasarkan di Indonesia pada ajang GIIAS 2015, nama sedan Suzuki Ciaz belum nyaring terdengar. Berbeda dengan rival sekelasnya, Honda City dan Toyota Vios.


Menurut data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dikutip Viva.co.id, sepanjang semester pertama 2016 Suzuki hanya berhasil menjual 26 unit Ciaz di Tanah Air. Angka itu jauh di bawah penjualan Vios (684 unit) dan City (551 unit).


Nasib berbeda dialami Ciaz di India. Pada Juni 2016, Maruti Suzuki berhasil menjual total 100.000 unit Ciaz sejak mobil itu diperkenalkan pada Oktober 2014. Artinya, Ciaz merajai segmen sedan kelas menengah di negara itu.


Untuk menjaga dominasinya, Maruti Suzuki India bakal memberikan penyegaran pada Ciaz edisi 2017. Model terbaru itu akan dikeluarkan oleh diler Nexa di India pada April 2017, bersamaan dengan model terbaru Ignis dan Baleno.


Namun menurut Autocar India, Kamis (1/12/2016), Ignis Hatchback-Crossover akan diperkenalkan pada Januari 2017. Sementara model sporty Baleno RS kemungkinan besar diungkap ke publik pada Februari.


Perubahan Ciaz sebagian besar dilakukan pada desain, alias facelift. Sementara mesinnya tersedia dua tipe.


Pertama mesin diesel 1.3 liter dengan empat silinder dan turbo diesel DDiS dengan SHVS (Smart Hybrid Vehicle Suzuki). Teknologi SHVS diklaim memiliki efisiensi baterai, bahan bakar, dan regenerasi energi yang dapat memaksimalkan torsi kendaraan.


Selain itu, mesin ini juga meningkatkan performa beberapa fitur untuk memaksimalkan pengendalian kendaraan.


Kedua, mesin bensin M15 kapasitas 1.5 liter yang mampu menghadirkan 100 tenaga kuda dalam lima percepatan manual dan otomatis.



Dengan perubahan itu, Ciaz diharapkan menjadi andalan baru penjualan Suzuki Maruti melalui Nexa. Indianautosblog mengatakan Nexa selama ini mengandalkan penjualan model Baleno.


Walau pada Juni lalu, media India mengabarkan kalau penjualan Ciaz menembus angka 100 ribu unit.


Namun begitu hingga kini Maruti Suzuki India belum mengumumkan harga jual sedan ini.


Sedan memang tengah terpuruk di pasar Indonesia. Penjualan segmen ini pada enam bulan awal 2016 hanya mencapai 5.642 unit atau sekitar 3 persen dari total kendaraan yang terjual pada periode itu.


Mobil berpenumpang empat itu kalah bersaing dari kelas MPV dan SUV yang tengah naik daun. Belum lagi munculnya low MPV Toyota Sigra dan Daihatsu Cayla yang menarik perhatian banyak calon pembeli.


PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), pemegang merek Suzuki di Indonesia pun tengah berupaya untuk mendorong penjualan Ciaz.


Salah satu caranya, sejak awal tahun SIS mencoba untuk menawarkan Ciaz kepada beberapa perusahaan taksi.


SIS, menurut Direktur Pemasaran Donny Saputra, saat ini tengah bernegosiasi dengan beberapa perusahaan taksi.


“Sampai saat ini ada beberapa project lagi on process. Dan beberapa di antaranya terealisasi (Ciaz untuk taksi),” ujar Donny kepada Liputan6.com, Jumat, (2/12/2016).


Spesifikasi dan fitur sedan yang dijadikan sebagai taksi biasanya berbeda dengan yang dijual untuk umum. Namun Donny menyatakan hal itu tidak akan terjadi pada Ciaz karena mobil itu diimpor utuh dari Thailand.


SIS membanderol Ciaz model 2015 pada angka Rp275 juta untuk tipe transmisi manual dan Rp285 juta untuk tipe transmisi otomatis. Seluruhnya harga On The Road (OTR) Jakarta.

India’s first Smart Hybrid Diesel Car – Maruti Suzuki Ciaz © Navnit Maruti

gosip gosip

0 comments:

Post a Comment