Tuesday, December 6, 2016

Tata cara Selfie

Tata cara Selfie

Tata cara Selfie

Ilustrasi etika berswafoto Ilustrasi etika berswafoto © Shutterstock

Di beberapa tempat di Eropa dan Amerika, kegiatan swafoto dilarang. Bahkan, Disneyland Amerika Serikat dan Museum Smithsonian, Colosseum di Italia, dan Istana Versailles di Prancis melarang pengunjung menggunakan tongsis.

Meski demikian perilaku swafoto sudah jamak dilakukan masyarakat, terlebih ketika melancong, baik swafoto seorang diri maupun berkelompok. Di tempat wisata, mal, kafe, sekolah, hingga kantor, kita kerap menjumpai orang-orang berswafoto. Bisa jadi Anda pun sering melakukannya.

Jika ya, sah-sah saja. Tetapi Anda juga harus mempertimbangkan etika berswafoto. Terlebih jika tempat kunjungan Anda melarang swafoto dan membawa tongkat narsis (tongsis).

Mengutamakan keselamatan

Mengutamakan keselamatan tidak hanya di lalu lintas. Dalam berswafoto pun wajib melakukan hal tersebut. Tahun lalu diberitakan bahwa seorang pendaki meninggal setelah berswafoto di kawasan Gunung Merapi. Tentunya, Anda tidak ingin mengalami nasib yang sama, kan? Hal ini juga berlaku saat Anda mengendarai kendaraan (motor, mobil, dan sepeda) karena hal ini bisa membahayakan diri sendiri dan orang lain.

Ketika terjadi huru-hara

Jika terdapat kecelakaan, bencana alam, atau peristiwa huru-hara, sebaiknya Anda tidak berswafoto. Alih-alih berswafoto akan lebih etis jika Anda menolong korban, jika memungkinkan.

Acara keluarga

Acap kali, seseorang berswafoto saat menghadiri acara keluarga, bahkan tak jarang mengajak saudara lain untuk swafoto. Kalau acara resepsi pernikahan, arisan, atau ulang tahun, Anda bebas melakukannya. Tetapi tidak berlaku ketika keluarga sedang berduka, misal salah satu anggota keluarga meninggal atau berada di ruang perawatan intensif.

Menghargai orang lain

Berswafoto juga harus menghargai orang lain. Anda tak mungkin berswafoto di tengah umat yang sedang beribadah, hanya karena Anda bukan bagian umat tersebut. Di lain pihak, jika Anda ingin berswafoto dengan orang-orang sekitar yang tidak kenal, ada baiknya minta izin terlebih dahulu. Jika mereka mengizinkan, Anda bisa langsung berswafoto. Ketika tengah berswafoto, hindari pose yang menghalangi wajah teman atau pose yang mempermalukan teman, misal menjulurkan lidah ke arah telinga.

Ada kalanya swafoto beramai-ramai terkendala layar ponsel atau susah memencet tombol. Namun hal itu bisa disiasati dengan Polytron Prime 7S. Ponsel dengan kamera delapan megapiksel memiliki fitur 84 derajat wide angle, LED flash, serta voice capture dan gesture shot sebagai pengganti tombol kamera. Hanya cukup mengucapkan “cheese” atau membentuk tanda “peace” dengan simbol dua jari, kamera akan secara otomatis mengambil foto Anda.

Ponsel yang digadang-gadang sebagai smart luxury phone ini juga dilengkapi fitur Phase Detection Auto-Focus Technology (PDAF) untuk menangkap momen yang bergerak cepat (olahraga, pesta) dan membuat foto lebih akurat kurang dari 0,3 detik. Nilai tambah lain, Anda dapat mengabadikan setiap momen bersama orang-orang terdekat dengan hasil memuaskan.

berita berita

0 comments:

Post a Comment