Korea Selatan Mulai Desain Awal KF-X Tahun Depan

Defense Acquisition Program Administration (DAPA) akan menggelar system functional review pada bulan ini untuk melihat apakah proyek Korea Fighter Experimental (KF-X) dan semua persyaratan lainnya sudah memenuhi semua spesifikasi yang diinginkan pihak militer, rilis DAPA. Jika disimpulkan proyek sudah siap, DAPA akan segera memulai proses desain awal. Namun DAPA tidak memberikan rincian waktu yang tepat dimulainya penyusunan desain awal KF-X.
Sebelumnya pada bulan November, DAPA telah mengadakan pertemuan dengan para pejabat terkait dan pakar pertahanan untuk mendorong proyek KF-X.
Terkait dengan proyek, Korea Selatan telah memulai proses pengembangan radar Active Electronically Scanned Array (AESA) pesawat tempur KF-X. Tujuan Korea Selatan adalah untuk menghasilkan prototipe pertama dari sistem radar AESA pada paruh kedua tahun 2020. Pada tahun 2021 radar AESA untuk KF-X, hasil rancangan Korea Selatan akan menjalani uji coba selama lima tahun.
Korea Selatan berencana untuk membangun pesawat tempur baru yang diperkirakan akan menelan biaya sekitar 18 triliun won (US$ 15 milyar). Pesawat tempur KF-X nantinya akan menggantikan armada F-4 dan F-5 nyang sudah menua.
Militer Korea memutuskan untuk mengembangkan sistem radar AESA sendiri setelah Amerika Serikat menolak untuk mentransfer teknologi inti pada bulan April 2015.
AESA adalah tipe radar phased array dimana fungsi sistem pemancar dan penerimanya terdiri dari banyak modul kecil transmit receive (T R). Radar AESA radar memiliki kecepatan scanning tinggi, membuatnya sulit untuk di jammer dan memungkinkan pesawat untuk mendeteksi namun tetap tersembunyi dari deteksi radar lawan.
KoreaTimes
0 comments:
Post a Comment