Friday, December 2, 2016

Menenangkan diri di Pantai Ora Maluku

Menenangkan diri di Pantai Ora Maluku

Menenangkan diri di Pantai Ora Maluku

Pantai Ora Pantai Ora © Franny Constantina /Shutterstock

Bila saat ini Anda membayangkan sedang berada di pantai pasir putih dengan suasana tenang dan sepi, lalu menyelam melihat aneka terumbu karang dan ikan, datanglah ke Pantai Ora.

Pantai Ora terletak di ujung sebelah barat Teluk Sawai, tepi hutan Taman Nasional Manusela, Pulau Seram, Maluku. Pulau Seram yang terletak di sebelah utara Pulau Ambon, luasnya 18. 625 km persegi, dan merupakan pulau terbesar di Provinsi Maluku.

Tempat ini menyimpan burung-burung unik dari 117 spesies. Beberapa jenis burung yang bisa ditemukan di area pantai ini antara lain nuri bayan, kasturi tengkuk-ungu, raja udang, dan kakatua Maluku.

Pantai Ora memang tidak memiliki daratan yang luas, karena wilayahnya berupa tebing, hutan tropis, dan barisan pegunungan. Namun, pesona pantai ini tak akan membuat pengunjung kecewa.

Karakter pantai berpasir putih, air jernih, dan bila diselami akan terlihat keindahan lain berupa terumbu karang, ikan, dan aneka ragam biota laut lainnya.

Dilansir Indonesia.Travel, keindahan pantai ini layak disejajarkan dengan pantai-pantai indah lainnya seperti Pantai Boracay di Filipina atau Pantai Bora-Bora di Samudera Pasifik.

Banyak kegiatan yang bisa dilakukan di Pantai Ora, mulai dari mengambil foto panorama alamnya, bermain pasir, bersantai di tepi pantai, jelajah kawasan sekitar, berjemur, berenang, menyelam, dan menikmati pemandangan.

Untuk melihat koral dan ikan, bahkan semuanya terlihat jelas dari permukaan laut. Jadi, bila tak ingin menyelam, Anda tinggal melihatnya dari atas karena airnya sangat jernih.

Pantai Ora juga dianugerahi langit biru yang sedap dipandang dan saat sore menjelang. Warna langit yang berubah menjadi jingga dengan semburat keunguan memberikan kesan romantis.

Selain pantainya, Anda juga ke Sungai Salawai untuk melihat proses proses pembuatan sagu dan pemetikan buah kelapa.

Anda juga bisa berjalan ke mata air yang disebut Air Belanda yang konon dulunya orang-orang Belanda sering mandi di mata air itu. Objek wisata lainnya ada Pulau Sawai, Pulau Raja, Pulau Kelelawar, Pulau Tujuh, Pulau Tengah, dan Pulau Sapalewa.

Wisatawan juga bisa trekking melintasi hutan yang masih lestari di balik Negeri Sawai, menuju Pusat Pendidikan dan Rehabilitasi Satwa di Dusun Masihulan, Sawai, tempat melihat penangkaran burung kakaktua seram dan nuri seram. Jangan lupa melihat gua, air terjun, atau menghabiskan malam di pondok di tengah hutan.

Soal akomodasi, Anda bisa memilih untuk menginap di Ora Beach Resort yang merupakan satu-satunya penginapan yang berdiri tepat di atas perairan Pantai Ora.

Penginapan dari kayu yang berdiri di atas laut tersebut memiliki pemandangan langsung ke perbukitan Taman Nasional Manusela. Sehingga waktu membuka pintu kamar, Anda bisa langsung melihat pemandangan Pantai Ora .

Sementara soal transportasi, Pantai Ora dapat ditempuh dari Kota Ambon, lalu menuju ke Pelabuhan Hulnara, Tulehu, naik Kapal Cepat Cantika Anugerah yang memakan waktu 2 jam sampai ke Pelabuhan Amahai. Dari Amahai, Anda dapat sewa kendaraan ke Desa Saleman, terakhir naik perahu kecil sampai ke Pantai Ora.

gosip gosip

0 comments:

Post a Comment